Langsung ke konten utama

Sebuah Pengingat

Assalamu'alaikum wr.wb
Selamat pagi/siang/malam semua.. semoga kalian dalam keadaan yang baik dan bahagia. Aamiin...
Di sini, saya akan bercerita ke teman-teman setelah sekian lama off  dari blog saya ini. Beberapa minggu yang lalu, saya diberi kesempatan untuk bergabung dengan sebuah komunitas kepenulisan di Yogyakarta. Sebuah kehormatan bagi saya karena saya bisa belajar dengan teman-teman yang jauh lebih expert dibandingkan saya. Awal mula mendaftar (sekitar dua bulan yang lalu), saya menulis esai sebagai syarat pendaftaran komunitas tersebut. Kali ini, saya akan posting di sini sebagai pengingat jika semangat dalam kepenulisan mulai menurun. Semoga menginspirasi teman-teman juga. Selamat membaca!

TENTANG KITA
Saya adalah orang yang menyukai cerita. Bagi saya, hidup ini terdiri dari rangkaian cerita yang tersusun dengan rapi walaupun didalamnya terdapat kisah tak terduga yang memiliki ribuan amanat luar biasa jika orang tersebut mau mencermati. Semuanya indah, baik dalam kondisi terbaik maupun terburuk sekalipun. Dengan cerita, hidup akan lebih beralur dan teratur.
Akan tetapi, saya adalah anak yang dilarang untuk membaca bahan bacaan selain buku pelajaran saat duduk di bangku sekolah, terutama hingga SMP. Hal itu dilakukan oleh orang tua saya agar saya belajar. Akibatnya, saya jarang membaca buku. Namun, pernah pada suatu hari saya membaca sebuah buku sebuah legenda dan ibu saya tidak melarang. Beliau hanya mengingatkan saya untuk tetap belajar. Setelah itu, saya pun mulai membaca bacaan selain buku pelajaran.
Saat SMA, terutama SMA kelas 3, saya mulai menulis. Saya menulis karena ingin mengisi waktu luang saya. Saya termasuk anak yang aktif pada saat kelas X dan XI sehingga saat kelas XII terutama menjelang UN saya merasa gabut sehingga saya menulis untuk mengisi waktu luang. Tulisan saya juga ada yang dimuat dalam buku antologi cerpen dan puisi. Judul cerpen saya yang masuk ke antologi cerpen Sejuta Bangkit dengan penerbit Rumah Kayu Indonesia pada 2015 adalah Jatuh untuk Bangkit. Sedangkan judul puisi saya yang masuk ke dalam antologi puisi adalah Dusta yang Halal.
Setelah UN, saya lebih mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi. Akibatnya, saya mulai vaccum dari dunia kepenulisan. Hingga saya diterima di perguruan tinggi, saya masih “tidur” karena sibuk dengan organisasi dan larut dengan tugas kuliah yang menumpuk. Saya lebih memprioritaskan untuk menjalankan semua itu ketimbang kembali menulis karya. Namun, itulah yang saya sesali.
Saya pun mencari cara agar saya bisa menulis kembali. Menurut saya, bergabung ke sebuah komunitas kepenulisan adalah salah satu cara agar saya dapat menulis kembali karena saya akan terus termotivasi oleh teman-teman lain yang pasti lebih giat menulis daripada saya. Saya pun mulai mencari informasi mengenai komunitas kepenulisan. Cukup sulit ternyata mencari komunitas jenis ini. Namun, saya akhirnya menemukan Forum Lingkar Pena atau FLP yang ada di Jogja. Saya pun mencari informasi mengenai FLP Yogya dan mendaftar saat ada kesempatan.
Saya adalah anak yang pengetahuan akan agama bisa dikatakan kurang. Dulu, saya mengikuti madrasah di desa saya, tetapi saya tidak lulus karena tidak ada teman sebaya pada saat itu. Ilmu agama saya pun saya dapatkan dari pelajaran di sekolah formal dan mengaji.
Pada usia sekarang, saya merasa bahwa ilmu agama sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi saya anak rantau yang harus bisa menjaga diri sendiri dimana ilmu agama dapat dijadikan pondasi yang kuat dalam menjaga diri. Namun, saya tidak ingin masuk pondok karena menurut saya perlu adaptasi yang lebih jika saya masuk pondok.
Inilah alasan yang memperkuat saya untuk bergabung dengan FLP Yogya. Bukan hanya menulis, tetapi berbagi ilmu khususnya ilmu agama membuat saya ingin bergabung dengan FLP Yogya. Hal ini seperti peribahasa, mendayung perahu, dua tiga pulau terlampaui.
Saya adalah orang yang bisa dikatakan suka menulis. Namun, karena kesibukan saya tidak ada waktu dan kesempatan untuk bisa menulis. Saya perlu wadah yang dapat mengembangkan dan sebagai tempat belajar bagi saya untuk menulis agar saya merasa termotivasi untuk selalu menulis. Bukan hanya sekedar menulis, berbagi ilmu terutama ilmu agama juga menjadi poin tambah yang penting bagi saya karena saya ras itu penting untuk saya dan kehidupan saya nantinya. Dan saya yakin, FLP Yogya adalah tempat yang pas untuk apa yang saya dan mungkin teman-teman lain inginkan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Leani Ratri Oktila, Bangkit di tengah Keterbatasan

Hai, sobat? Apa kabar? Semoga baik bahkan luar biasa, ya. Alhamdulillah, kabar saya baik sekali. Rasanya sudah lama sekali saya tidak aktif di blog ini. Maaf ya kalau baru aktif. Oh ya, postingan kali ini akan sangat berbeda dengan postingan sebelumnya. Kali ini saya akan membahas apa yang saya suka sejak kecil, yaitu bulu tangkis. Kita semua tahu bahwa bulu tangkis adalah olahraga populer di Indonesia dan sudah berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Mulai dari SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade sudah pernah meraih medali emas, perak, atau perunggu di even tersebut. Sangat membanggakan, bukan? Kalau kita berbicara mengenai bulu tangkis, pasti kita akan teringat pada sosok-sosok yang telah menjadi legenda dunia, seperti Susi Susanti, Alan Budikusuma, Liem Swi King, Taufik Hidayat, Hendra Setiawan, Muhammad Ahsan, dan masih banyak lagi? Tapi, apakah sobat tahu Fredy Setiawan, Khalimatus Sadiyah, maupun Leani Ratri Oktila? Pasti sobat jarang atau bahkan tid...

HUTAN DAN YANG KITA BUTUHKAN

Sumber: Dokumen Pribadi Sebagai manusia, kita membutuhkan udara untuk bertahan hidup. Dengan menghirup udara, kita akan mendapatkan oksigen yang tubuh kita butuhkan. Tanpa oksigen, kinerja tubuh akan terhambat bahkan mengalami kerusakan fatal. Fitoplankton dan hutan di daratan merupakan sumber oksigen yang ada di bumi. Namun, keberadaannya terutama hutan kini memprihatinkan karena adanya kegiatan deforestasi untuk kepentingan manusia, seperti pertanian, pemukiman, dan industri. Padahal, hutan memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Lalu, seberapakah pentingnya hutan bagi kita? Sebelum membahas hal yang lebih lanjut, kita perlu memahami pengertian hutan terlebih dahulu. Berdasarkan Undang-Undang tentang Kehutanan Nomor 41 Tahun 1999, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Definisi tersebut menjelaskan jika ...

Fitur dan Kelebihan yang Buat IDN App Beda

Berita atau informasi merupakan hal yang dibutuhkan oleh manusia. Dengan informasi, manusia akan mengetahui hal-hal yang baru saja terjadi atau sedang viral. Dulu, orang melakukan ‘ baca berita ’ melalui media cetak berupa koran. Saat ini, di zaman yang serba digital, membaca berita tidak hanya bisa dilakukan melalui media cetak, tetapi juga dari layar smartphone . Dengan aplikasi baca berita , seseorang mampu mendapatkan informasi secara real time melalui gawai mereka. Selain itu, hal lain yang menjadi keuntungan adalah informasi ini bisa didapatkan kapanpun dan dimanapun berada. Salah satu aplikasi baca berita yang popular di Indonesia adalah IDN App. Aplikasi ini menyasar generasi milenial dan gen Z. Lalu, fitur dan kelebihan apa sih yang dipunyai IDN App? Yuk kita simak ulasannya. 1.        Tampilan Sederhana Tampilan sederhana sehingga memudahkan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut. Terlihat pada bagian bawah, aplikasi ini terbagi menja...